Sabtu, 15 Oktober 2011

SMA dari Desa Juga Bisa Bersaing



          SMAN 1 Plemahan akan beraksi kembali, Jumat (14/10). Untuk kali ini mereka tidak akan bermain futsal, tetapi mereka akan menampilkan tim cheerleader mereka. Mirza, leader dari tim ini menyatakan bahwa mereka baru pertama kali mengikuti perlombaan seperti ini. Mereka sedikit merasa takut untuk menunjukkan kebolehan mereka pada pengalaman pertama ini.  Persiapan untuk lomba ini, sudah mereka siapkan sejak 1 bulan yang lalu. 2 orang pelatih yaitu guru mereka sendiri yang telah membimbing mereka selama ini. “Saya ikut tim cheerleader ini sejak kelas 2 SMA” ujar Mirza yang
sekarang tengah duduk di bangku kelas 3 SMA. Mirza mengaku tidak takut mengganggu pelajarannya karena ini memang resiko yang harus ditanggungnya, yaitu ketinggalan pelajaran.  Untuk kostum, Mirza dan temannya yang mendesain sendiri. “Kami memakai warna yang terang seperti merah dan ungu, menandakan bahwa kami itu berani” katanya sambil menunjukan kostum yang dikenakan. 



“Chobby” ialah nama untuk tim cheerleader mereka. Tim ini beranggotakan 10 penari dan 2 official. Tema yang dibawakan adalah tradisional. Ketika diwawancarai kembali setelah tampil, Mirza sedikit meresa kecewa. “Ada sesuatu yang tidak maksimal, yaitu di bagian bentuk piramida” ujarnya. Tetapi mereka berharap semoga penampilan mereka bisa mengambil hati para juri. “Kita akan membuktikan, kalau SMA dari desa juga bisa bersaing” ucapnya penuh semangat di akhir wawancara.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar